Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Alwi Mujahit menjenguk beberapa pasien di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Jalan Bunga Lau Medan Tuntungan, Jumat (27/12/2019). Salah satu pasien yang dijenguk adalah Gabriel Alvaro Manullang (6), warga Tapanuli Tengah (Tapteng) korban kecelakaan lalu lintas
Share :

MEDAN (suaramahardika.co.id)- Gabriel Alvaro Manullang (6), warga Tapanuli Tengah (Tapteng) korban kecelakaan lalu lintas terkulai lemas di ruang PICU Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Jalan Bunga Lau Nomor 17, Medan. Ia berbaring tidak sadarkan diri, beristirahat usai menjalani operasi, Kamis (26/8/2019) sore.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Alwi Mujahit menjenguk Gabriel, Jumat (27/12/2019) pagi. Disambut Direktur Umum dan Operasional Adam Malik Mardianto dan pihak manajemen, Gubernur Edy berbincang mengenai kondisi Gabriel dan menyapa orang tua Gabriel, Despiana Simanjuntak dan Fransius Simanullang.

Sambil menangis, Despiana menjabat tangan Gubernur dan menyampaikan ucapan terima kasih atas ketulusan Gubernur yang langsung memberi instruksi untuk memberangkat keluarga dan Gabriel ke Kota Medan guna menjalani operasi. “Kami keluarga susah, tak ada uang untuk biaya operasi. Puji Tuhan, terima kasih Pak Gubernur yang telah memperhatikan kami dan membiayai pengobatan,” tutur Despiana, yang tinggal di Gang Impres Barambang, Kecamatan Sosorgadong, Kabupaten Tapteng.

Despiana mengisahkan, bahwa anaknya ditabrak sepeda motor saat ingin menyeberangi jalan di kampungnya. Gabriel terpental dan mengakibatkan tengkorak kepalanya pecah di bagian belakang. “Kami berangkat Rabu (25/12/2019) malam, Kamis (26/12/2019) subuh sampai di sini. Terus lanjut operasi,” ucapnya.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyimak sekaligus memberi pesan-pesan semangat kepada kedua orang tua Gabriel. “Saat ini, yang bisa dilakukan itu adalah perkuat doa. Usaha sudah dilakukan, operasi kita jalani. Jadi, kalian tabah dan terus berdoa,” pesan Edy.

Gubernur Edy juga menenangkan Despiana dan Fransius agar tidak membebani pikiran dengan pembiayaan atau kendala lainnya. Apapun yang menyusahkan, kata Edy, dikomunikasikan dan diberitahukan. “Ada kadis kesehatan juga di sini, dipantau. Pokoknya, tenangkan pikiran saja, berdoa anak kita cepat pulih,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Alwi Mujahit menginformasikan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan dokter yang menanganani operasi Gabriel. Katanya, Gabriel sudah menjalani operasi pertama yakni kemarin pagi dan selesai pada sore hari.

“Menurut dokter bedah saraf yang menangani, saat ini kondisi Gabriel stabil. Operasi pertama ini untuk membersihkan lecet di kepala, luka dan tulang. Sehingga tulang-tulang yang pecah tidak mencederai otak. Kondisi pasien akan diobservasi untuk mengambil tindakan lebih lanjut, kemungkinan ada operasi-operasi berikutnya,” jelas Alwi menceritakan keterangan yang diperoleh dari dokter.

Alwi mengatakan, dirinya diperintah langsung oleh Gubernur untuk memastikan Gabriel memperoleh pelayanan terbaik. Seperti kejadian-kejadian sebelumnya, kata Alwi, Gubernur sangat menekankan untuk cepat tanggap terhadap masyarakat kurang mampu yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Satu di antaranya yakni warga Desa Manalu Purba, Kecamatan Parmonagan, Kabupaten Tapanuli Utara. Gubernur memberikan bantuan untuk menjalani operasi pemisahan bayi kembar siam, Adam dan Malik.

Diketahui, Gubernur mendapat laporan dari Bakti Kesehatan Bermartabat dan sosial media perihal peristiwa Gabriel, korban kecelakaan yang tidak mampu menjalani operasi karena biaya. Tanggap dan bertindak cepat, Gubernur memerintahkan jajarannya untuk memberangkatkan keluarga Gabriel untuk menjalani operasi di RS Adam Malik.sm-03


Share :