Rektor-Unimed-Prof-Syawal-Gultom-saat-melihat-lab-bahasa-unimed

Rektor-Unimed-Prof-Syawal-Gultom-saat-melihat-lab-bahasa-unimed
Rektor-Unimed-Prof-Syawal-Gultom-saat-melihat-lab-bahasa-unimed

MEDAN (suaramahardika):

Rektor Universitas Negeri Medan, Prof Syawal Gultom, meresmikan Laboratorium Bahasa terbaru di FBS Unimed, Selasa (11/10/2016). Dengan diresmikannya laboratorium baru tersebut, Unimed sudah memiliki Lab. Bahasa yang canggih dan refresentatif untuk digunakan dalam berbagai kegiatan akademik, seperti pembelajaran, latihan, dan tes toefl profesional.

Penggunaannya tidak hanya untuk bahasa inggris, namun juga untuk bahasa indonesia dan bahasa asing lainnya. Untuk peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa dalam penguasaan bahasa asing.

Rektor Unimed, Prof Syawal Gultom, mengatakan, laboratorium bahasa yang lengkap dan canggih ini merupakan impian Unimed bersama, agar sarana belajar bahasa bagi dosen dan mahasiswa terpenuhi dan merasa nyaman.

“Kampus yang terus maju, harus memiliki laboratorium bahasa yang lengkap, dan ini sudah kita wujudkan dikampus kebanggaan kita Unimed tercinta. Melalui laboratorium bahasa ini kita berharap dapat difungsikan sebaik munkin untuk media belajar bahasa dalam peningkatan kualitas mutu SDM dosen dan mahasiswa. Yang utama adalah untuk warga civitas Unimed, baru selanjutnya kita gunakan untuk pengembangan bahasa secara umum, baik untuk pemerintahan maupun masyarakat umum,”katanya.

Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Unimed, Isda Pramuniati, berharap laboratorium bahasa ini dapat menjadi center of education language di Sumatera Utara. Saat ini, Unimed menggunakan aplikasi terbaru Pronounce dan Sanako. Aplikasi ini memudahkan pengguna untuk belajar bahasa, mulai dari pengucapan, penerjemah hingga mendengar. Untuk itu, setelah diresmikannya Laboratorium Bahasa ini akan dilanjutkan dengan pelatihan dan bimbingan secara intensif untuk memfungsikannya dengan baik dan efektif.

“Selanjutnya kita akan buat SOP penggunaan labaratorium bahasa. Dengan diresmikannya laboratorium bahasa Unimed ini menjadi semangat baru untuk kita bersama civitas Unimed. Selain itu, harapannya kedepannya lab ini dapat menjadi percontohan bagi kampus lain, sekolah-sekolah yang ada dan pemerintah daerah dalam mengembangkan bahasa dan mempertahankan dari kepunahan bahasa, khususnya di Sumatera Utara,”ucapnya.(bm-3)