Kampus Nomensen
Kampus Nomensen
Kampus Nomensen

MEDAN (suaramahardika):—Pentingnya Tax Amnesty untuk pembangunan bangsa, baik jangka pendek, maupun jangka panjang harus dimulai dari dunia pendidikan terutama kampus, supaya mahasiswa kelak memiliki kesadaran akan fungsi pajak. Karena, dari pajaklah pembiayaan pembangunan bisa berjalan dengan baik.

Hal itu disampaikan oleh Budi Anshari Nasution selaku pembicara yang mewakili Direktorat Jenderal Pajak(DJP) Sumatera Utara pada acara seminar tax amnesty di Universitas HKBP Nommensen, Medan, druang Perpustakaan UHN, Kamis (27/10/2016). Seminar tersebut kerjasama antara Tax Centre UHN, Medan dengan Bank Mandiri Regional I Sumatera Utara.

Dihadapan para mahasiswa dan dosen, Fakultas Ekonomi UHN, Budi mengatakan, program tax amnesty ini sangat berperan untuk mendukung pembangunan bangsa dan merupakan upaya pemerintah secara terukur untuk meningkatkan penerimaan pajak jangka panjang demi kelangsungan pembangunan bangsa ini.

“Untuk itu, slogan tebus, dan lega harus kita dukung sebagai wujud kecintaan kita pada negara ini. Dengan adanya seminar-seminar ini ke kampus, kita harapkan kesadaran generasi muda akan fungsi pajak bisa lebih baik. Karena dari pajaklah pembiayaan pembangunan bisa berjalan dengan baik,”katanya.

Dekan Fakultas Ekonomi UHN, Jusmer Sitohang dalam sambutannya mengatakan, bahwa  jangka pendek Tax Amnesty adalah adanya peningkatan penerimaan negara yang pada akhirnya bisa menutupi defisit APBN. Untuk jangka panjang adanya kepatuhan atau kesadaran bagi semua warga negara untuk membayar pajak karena fungsi dan peran pajak itu sangatlah penting untuk membangun bangsa ini.

“Jadi, kita berharap mana yang jadi objek pajak bisa dioptimalkan agar penerimaan pajak itu bisa maksimal, sehingga bisa digunakan untuk mensejahterakan bangsa ini,”ujarnya.

Dikatakannya, pajak adalah sumber penerimaan negara yang harus dikelola dengan baik dan benar, karena ini menyangkut masa depan bangsa. Untuk itu, kedepan Tax Center akan terus menjalin kerjasama dengan berbagai lintas instansi agar Tax Center berperan melakukan edukasi dan juga berbagai sosialisasi yang baik dan benar sesuai dengan arahan dan petunjuk pemerintah.

Parlindungan Hutahaean Regional CEO Region I Bank Mandiri Sumut berujar, Bank Mandiri akan terus bekerjasa dengan UHN untuk melakukan berbagai kegiatan yang bersifat mengeduaksi. Bank MAndiri juga sangat mendukung program “Nommensen Mendunia” sebagai salah satu program membangun SDM yang bertaraf global.

“Intinya, Bank Mandiri sangat siap bermitra dengan UHN karena punya misi yang sama untuk membangun bangsa ini,”ujarnya.

Selain mengundang pembicara dari Dirjen Pajak Wilayah 1 Sumut, seminar itu juga menghadirkan pembicara pakar perpajakan UHN, Timbul Sinaga. Turut hadir pada acara itu, Direktur Tax Center UHN Amran Manurung.(bm-3)