Ketua KPU Asahan didampingi Komisioner KPU lainnya saat pembahasan anggaran Pilkada dengan Banggar Pemkab dan DPRD Asahan.

ASAHAN (suaramahardika.co.id): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Asahan mengajukan sebesar Rp49 Miliar kepada pemerintah daerah setempat untuk anggaran pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Ketua KPU Asahan, Hidayat SP , Selasa (20/8/2019) mengatakan, anggaran sebesar Rp49 Miliar tersebut sudah disampaikan pihaknya kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Asahan.

Dari anggaran yang diajukan KPU, Pemkab Asahan hanya menyetujui sebesar Rp40 milliar. Akan tetapi, jika terjadi kekurangan anggaran, Pemkab Asahan bersedia akan melakukan penambahan anggaran.

“Anggaran tersebut untuk alokasi honor PPK, PPS dan KPPS, serta yang paling besar alokasi pengadaan logistik, pemuktahiran data, memfasilitasi kampanye dan kegiatan-kegiatan sosialisasi,” kata Hidayat.

Menurut Hidayat, terkait anggaran tersebut, sesuai rancangan tahapan pelaksanaan Pilkada baik Gubernur maupun Bupati/Wali Kota, antara KPU dan pemerintah provinsi mau pun Kabupaten/Kota per 1 Oktober 2019 harus sudah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Sementara ntuk rekrutmen PPK, PPS, PPDP dan KPPS kata Hidayat, pihaknya masih menunggu regulasi PKPU dari KPU RI.

“Regulasi KPU tahapan, jadwal dan program Pilkada tahun 2020 belum dikeluarkan KPU RI. Jadi kita belum tahu jadwalnya kapan dilaksanakan perekrutan PPK, PPS dan KPPS,”ungkapnya.

Namun sesuai jadwal hari ‘H’ pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Bupati/walikota serentak dijadwalkan pada 23 September 2020.sm-05