ASAHAN (suaramahardika.co.id)- Zulfahri Abdilah, warga Jalan Mas Mansur Gg Kelinci Kisaran Barat, pelajar salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Kisaran dikabarkan hanyut dan tenggelam terbawa arus Sungai Silau, Selasa (14/1/2020) sekitar pukul 17.45 WIB.

Info diperoleh dari saksi mata, Irpandi Abdilah, warga sekitar lokasi mengaku, awalnya dirinya sedang  mencuci sepeda motornya, tak jauh dari lokasi korban dan sejumlah temannya mandi-mandi di pinggiran Sungai, yang berada di sekitaran Jalan Silabat Lingkungan II Kelurahan Sendang Sari Kisaran Barat.

“Aku pas nyuci kreta. Tiba-tiba kudengar minta tolong. Pertama kupikir main-main. Karna kuliat memang ada 2 orang di tengah Sungai, kayak minta tolong gitu. Tapi kuliat kawan-kawannya yang dipinggir ada yang berdiri sama duduk santai,” ucap Irpan di awal.

Penasaran, Irpan lantas mendekati. Saat diamati, dirinya baru yakin kalau dua orang remaja yang dilihatnya berada di tengah Sungai tersebut benar-benar butuh pertolongan.

“Langsung kutolong, berenang ke tengah aku. Tapi dah kubawa ke pinggir satu orang, mau balik nolong yang satu lagi (korban, red), nafasku gak sanggup. Gak lama dia hanyut dan tenggelam. Yang satu lagi sudah dibawa ke rumah sakit,” akhir Irpan di lokasi.

“Bisa berenang, udah biasa mandi di sini. Sepupuku bang, cucu Wak tum,” ucap seorang kerabat korban di lokasi.

“Tadi saya dapat laporan dari warga. Betul, lokasinya sama persis kayak tahun semalam, yang bapak anak tenggelam. Saat ini masih dilakukan pencarian seadanya. Kita juga sudah laporkan ke pihak berwenang dan petugas BPBD Asahan,” terang Bambang Samudra, Lurah Sendang Sari pada wartawan.

Amatan wartawan, hingga berita ini dikirimkan, sejumlah kerabat korban dan warga dibantu petugas BPBD Asahan masih berada di lokasi, menyisir pinggiran aliran Sungai menggunakan alat seadanya.

“Karena hari sudah malam dan menjaga keselamatan, pencarian kita lakukan besok menyisir lokasi, dibantu tim Sar,” ucap seorang petugas BPBD Asahan.sm-05