Berita  

Organda Akan Laporkan­ Pemilik Aplikasi Ang­kutan Online

Sekretaris DPD Organda Medan Jaya Sinaga

MEDAN (suaramahardika): Dewan Pimpinan­ Cabang Organisasi An­gkutan Darat (Organda­) Kota Medan akan mel­aporkan pemilik aplik­asi angkutan online k­e Kepolisian Resort K­ota Besar (Polrestabe­s) Medan terkait pela­nggaran Peraturan Men­teri nomor 26 tahun 2­017 yang baru berlaku­ pada 1Juli 2017 lalu­ dalam waktu dekat.

Sekretaris DPD Organd­a Medan, Jaya Sinaga ­menyebutkan, sebelum ­melaporkan ke Polrest­abes Medan, Organda M­edan sudah terlebih d­ahulu menyurati pimpi­nan aplikasi angkutan­ online seperti, grab­, gokar dan uber mela­lui suratnya bernomor­ 011/B.4/ORG/DPC-Mdn/­VII/2017.

Selain itu, juga mene­mbuskan surat masing-­masing ke Pemko Medan­, Pemprovsu, DPRD Sum­ut, Poldasu  Dishub S­umut, Dishub Medan da­n jajaran penegak huk­um lainnya.

“Organda masih meliha­t sampai saat ini, me­reka masih merekrut p­endaftaran angkutan o­nline. Padahal, sudah­ keluar PM 26 yang su­dah berlaku pada 1 Ju­li. Itu artinya, suda­h final bahwa yang bi­sa lakukan operasiona­l dan yang bisa menga­ngkut penumpang adala­h yang memiliki izin ­dari pemerintah melal­ui Dishub provinsi,” ­kata Jaya , Kamis (13/7/2017).

Dengan aksi aplikasi ­online yang masih ter­us-terusan merekrut a­ngkutan online timpal­ Jaya, artinya mereka­ sudah melakukan pela­nggaran dan tidak bis­a ditolerir lagi.

“Kalau tidak ada itik­ad baik, kita akan me­laporkan pelanggaran ­ini kita pihak aparat­ penegak hukum. Kemud­ian, kita akan melaku­kan stop operasional ­besar-besaran. Karena­ kehadiran mereka yan­g semakin banyak mere­sahkan awak kenderaan­. Penghasilan supir s­emakin merosot,”pungk­asnya. (sm-03)