MEDAN (suaramahardika.co.id)- Usia anak yang dihitung sejak 0 hingga 18 tahun memiliki hak yang telah diatur dalam UU Perlindungan Anak Nomor 35 tahun 2014. Satu diantara hak anak adalah mendapatkan akses pendidikan.

Akses pendidikan ini pun bukan hanya pendidikan formal tapi juga pendidikan non formal yang berbasis agama seperti Madrasah Diniyatul Awaliyah (MDA). Melalui pendidikan ini diharapkan anak dapat mengembangkan potensi dalam keagamaan.

Hal ini dikatakan Wakil Ketua Forum Komunikasi Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak Sumatera Utara (FK PUSPA SUMUT), Lukman dalam menghadiri serah terima jabatan Yayasan Jama’iyah Mahmudiyah Batu Malenggang kecamatan Hinai. Sabtu (23/11/2019).

Lebih lanjut dikatakannya, MDA ini harus mendapatkan perhatian karena selain dapat menjadi wadah anak dalam mengembangkan minat dan bakat, MDA juga sebagai tempat anak dalam membentuk karakter Qur’ani. “Keberadaan MDA tentu akan membantu kita dalam membentuk generasi cerdas di Indonesia khususnya di Sumatera Utara yang Islami dan berkarakter,” kata Lukman.

Sementara itu, Ketua Yayasan Jama’iyah Mahmudiyah Batu Malenggang kecamatan Hinai, Atika Nawawi mengajak agar masyarakat dan perangkat Pemerintah Kabupaten Langkat untuk membangun generasi yang Qur’ani termasuk mempromosikan MDA ini dari pintu ke pintu. Dengan begitu diharapkan, masyarakat dapat mengetahui kalau MDA ini buka kembali dengan visi misi berbeda dan inovasi yang berbeda pula.

“Selama ini kita ketahui banyak administrasi tidak berjalan semestinya seperti akreditasi atau surat izin yang telah berakhir dan ada sebagian ijazah yang belum keluar di tahun lalu. Maka dari itu, kita akan merubah tatanan itu. Kita akan perbaiki dan kita perbarui agar siswa/i yang menimba ilmu di sini dapat belajar dengn nyaman serta orangtua tidak khawatir anaknya di sekolahkan di sini,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Atika juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Langkat agar mempermudah bantuan surat izin, pengadaan buku, pengadaan guru serta pelatihan untuk guru dimana sinergi ini sangat diharapkan agar terbentuknya generasi yang Qur’ani di Kabupaten Langkat.

“Kita juga berharap Pemkab dapat memperhatikan bangunan MDA. Lantaran di sini baru ada 5 kelas dan hanya dua kelas yang bisa digunakan sementara 3 kelas lagi bangunannya sudah tidak layak pakai serta tidak ada fasilitas meja dan kursi,” harapnya.

Dalam serah terima jabatan ini turut hadir Kepala BNN Kabupaten Langkat, Anggota DPRD Kabupaten Langkat, Camat Kecamatan Hinai dan Perangkat desa Batu Malenggang.sm-03