Gordang Sembilan sebagai adat buadaya mandailing akan digelar di Mandailing Julu.
Gordang Sembilan sebagai adat buadaya mandailing akan digelar di Mandailing Julu.
Gordang Sembilan sebagai adat buadaya mandailing akan digelar di Mandailing Julu.

MADINA (suaramahardika):
Festival Gordang Sambilan, Tor-tor  dan Fashion  Busana Penganten Adat Mandailing se wilayah Mandailing Julu akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Saat ini Panitia sedang mempersiapkan segala sesuatunya terkait kesuksesan acara tersebut.

Demikian dikatakan Ketua Panitia Lokot Husda Lubis. S. Ag di dampingi Sekretaris Drs. Sabarudin Ahmad dan bendahara H. Mutia Raja  , Selasa ( 1/11/2016) di Kotanopan.

Di katakan Lokot, kegiatan ini dilakanakan Forum Peduli Mandailing Julu bekerja sama dengan Badan Pemangku Adat Mandailing Julu.

Sedangkan rencana pelaksanaan  pada tanggal  22 sampai dengan 27 November 2016 di Lapangan Parkir Pasar Kotanopan Kab. Mandailing Natal. Untuk  pesertanya berasal dari setiap desa dan sekolah SLTA/SLTA se Mandailing Julu, mulai dari  Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Lembah Sorik Marapi, Tambangan, Kotanopan, Ulu Pungkut, Muara Sipongi dan Pakantan.
p1060231
“Terkait kategori  acara yang akan di laksanakan berupa Festival Gordang Sambilan untuk kategori umum (utusan desa) dan utusan pelajar. Untuk tor- tor kategori umum dan pelajar dan Fashion busana adat penganten Mandailing untuk kategori umum dan pelajar”, ujar Lokot.

Sedangkan tujuan acara ini tidak lain  untuk pelestarian budaya dan alat musik Mandailing, terutama alat musik Gordang Sambilan.

Sebab, tidak terbantahkan belakangan ini sangat sedikit  warga Mandailing yang bisa menguasai dan membunyikan Gordang Sambilan. Begitu juga dengan Tor- Tor, banyak generasi mudanya yang tidak bisa lagi manortor.

Fashion busana adat Mandailing untuk mengenalkan kembali busana  adat penganten yang asli kepada warga. Sebab belakangan ini, baik dia warna dan model busana penganten Mandailing sudah banyak yang berubah.

“Kita berharap semua desa dan sekolah di Mandailing Julu ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Begitu juga Pemkab Madina dan raja-raja di Mandailing Julu serta masyarakat Madina diharapkan mendukung kegiatan ini,” harap Lokot.(bm-4)