siswa-smk-telkom-menampilkan-andro-security-motor-dievent-inovasi-tekhnologi-cikal-usu
siswa-smk-telkom-menampilkan-andro-security-motor-dievent-inovasi-tekhnologi-cikal-usu
siswa-smk-telkom-menampilkan-andro-security-motor-dievent-inovasi-tekhnologi-cikal-usu

MEDAN (suaramahardika):

Aksi pencurian sepeda motor (curanmor) dan aksi begal oleh orang yang tak dikenal yang semakin merajalela dikota Medan menjadi inspirasi bagi siswa SMK Telkom, Medan menciptakan inovasi dibidang tekhnologi yakni, membuat andro security motor. Sebuah alat pengamanan untuk sepeda motor. Kemarin, inovasi tersebut diikutkan dalam kompetisi Inovasi Tekhnologi 2016 yang diselenggarakan oleh Pusat Inkubator Bisnis Cikal, Universitas Sumatera Utara (USU).

Ditemui Mahardika, Fauzul Azmi, siswa kelas 2 SMK Telkom, Medan menuturkan, Andro Security Motor ini merupakan alat pengaman untuk sepeda motor yang dibuat dari bahan adaptor dengan memasang alat CDI (Capacitor Discharge Ignition) sebagai pemotong dan penghubung pada starter sepeda motor. Alat tersebut lalu dipasang disalah satu bagian sepeda motor yang aman. Kemudian, alat ini digerakkan melalui sistem aplikasi di android.

“Melalui android, sepeda motor kita bisa dimatikan atau dihidupkan dari jarak yang jauh maksimal 30 meter. Nah, istimewanya alat ini bisa digunakan untuk mengantisipasi pencurian sepeda motor dan aksi begal. Jadi, ketika ada aksi begal dan itu terjadi pada diri kita, biarkan saja sepeda motornya dibawa pelaku. Tapi, sudah agak jauh bisa kita matikan dari android. Otomatis mati dan kemungkinan besar pelakunya juga akan jatuh,”katanya.

Dituturkannya, ide inovasi ini terinspirasi karena belakangan ini aksi begal sudah merajalela dikota Medan. Disamping juga tindakan pencurian sepeda motor yang sudah sering terjadi. Untuk itu, ia dan teman-temannya memanfaatkan tekhnologi android untuk membuat suatu inovasi.

“Selain menggunakan bahan CDI, kita memanfaatkan android yang saat ini sudah hampir dipakai semua orang. Ini baru pertama kalinya dibuat. Mungkin, sudah ada yang juga membuatnya tapi masih menggunakan remote. Bukan hanya untuk sepeda motor saja, alat ini juga bisa digunakan untuk mobil. Alat ini sudah kita persentasekan sebelum ikut menjadi salah satu peserta kompetisi Inotek Cikal USU,”ucapnya.

Kedepan katanya, ia dan teman-temannya juga akan membuat alat anti getar berbasis android untuk sepeda motor. Dimana, ketika ada orang yang ingin mencuri sepeda motor dan ketika roda berputar 360, maka alarm akan berbunyi.

“Kenapa android, karena android ini sudah jadi bagian dari kehidupan masyarakat saat ini, sehingga harus dimanfaatkan dengan positif,”ujarnya.

Ketua Pusat Inkubator Bisnis CIKAL USU, Prof. Ritha F Dalimunthe mengatakan, kompetisi inovasi tekhnologi ini merupakan kegiatan yang digelar setiap tahunnya untuk memunculkan innovator-inovator baru yang memberikan inspirasi kepada banyak orang. Kompetisi ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa, tapi juga sekolah-sekolah yang berbasis tekhnologi.

“Ini wadah mereka untuk mengekspresikan inovasi yang sudah diciptakannya. Inovasi itu bisa memecahkan masalah yang ada disekitar kita dan kita bangga anak-anak muda sudah memiliki inovasi diusia muda. Itu yang ingin kita ciptakan,”sebutnya.

Selain kompetisi inovasi tekhnologi sebutnya, pada event Inotek 2016 ini, Cikal USU juga menyelenggarakan kegiatan lomba musikalisasi, lomba karya ilmiah bazar UKM (Usaha Kecil Makro) dari kalangan kampus dan masyarakat binaan Cikal USU.(bm-3)