operasi-katarak-1-620x330MEDAN – Sebanyak 77 pasien melakukan operasi katarak secara gratis di Poli Mata RS USU, Minggu (1/5). Operasi katarak diawali dengan screening mata. Kegiatan operasi katarak gratis ini selain untuk untuk mengurangi kebutaan dan membantu warga kurang mampu juga untuk mensosialiasikan keberadaan rumah sakit.

Operasi katarak dilakukan secara bertahap sejak Sabtu (30/4)), Minggu (1/5) hingga Jum’at (6/5) pukul 09.00 sampai 12.00 wib. Operasi katarak gratis ini dibuka Wakil Rektor II Dr dr Fidel Ganis Siregar.
dr Fidel Ganis Siregar mengatakan, kegiatan operasi katarak ini bekerjasama dengan RS Mata Mencirim 77. Kegiatan seperti ini ke depan akan terus dilaksanakan bukan hanya pada operasi katarak namun juga pada penyakit-penyakit lainnya. Karena, ini merupakan tanggungjawab sosial, bukan hanya RS USU tetapi juga USU.

Menurut Fidel, RS USU adalah entitas Kementerian Pendidikan Ristek dan Dikti yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Universitas Sumatera Utara yakni, merupakan salah satu dari 24 RS Perguruan Tinggi Negeri dengan status yang sama dan akan dikembangkan di Indonesia.
“Oleh karenanya, kita mengajak warga Sumatera Utara untuk dapat memanfaatkannya dalam upaya mendapatkan pelayanan medis yang lebih baik,”katanya.

Dirut RS USU Prof dr Chairul Yoel, menyebutkan, operasi katarak gratis ini sebagai kegiatan bakti sosial untuk warga kurang mampu. Karena, hingga saat ini prevalensi kebutaan di Indonesia merupakan yang tertinggi di Asia Tenggara, yaitu 1,5 persen, dengan 52 persen dari jumlah itu (0,78%) disebabkan oleh katarak.

“Dengan adanya kasus-kasus lama yang belum tertangani akibat rendahnya tingkat operasi katarak di Indonesia ditambah dengan peningkatan kasus baru sebanyak 0,l persen (240.000 kasus baru) setiap tahun, akan terus terjadi penumpukan kasus katarak antara kasus-kasus lama dan penambahan kasus-kasus baru sehingga terjadi apa yang dikenal sebagai backlog katarak,”katanya. (bm3)