Share :

ASAHAN (suaramahardika.co.id) Polres Asahan menggelar Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Hasil Pengungkapan Kasus Januari – Desember 2019 dan Januari 2020 hingga hari ini, Jumat (14/2/2020) siang, di Mapolres Asahan.

Dalam paparannya, Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu S.IK menerangkan, sepanjang Tahun 2019, pihaknya berhasil mengungkap 314 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 421.

“Barang bukti yang berhasil kita amankan sepanjang Tahun 2019 yakni, 4.754,91 Gram Ganja, 5.279,319 Gram Sabu dan Ekstasi sebanyak 2.193 butir. Sedangkan untuk Tahun 2020 hingga saat ini, jumlah kasus yang kita tangani sebanyak 40, 58 tersangka, 13,68 Gram Ganja dan 591 Gram Sabu,” ucap Faisal di awal.

Lanjut Faisal, Kabupaten Asahan merupakan jalur keluar masuknya Narkotika karena berbatasan langsung dengan garis pantai atau Laut yang dijadikan pintu masuk yang sangat rawan penyeludupan Narkotika luar Negeri, khususnya Malaysia.

Keterbatasan Sarana dan Prasarana Polri khususnya Polres Asahan di wilayah perairan adalah pemicu banyaknya masuk Narkotika ke Kabupaten Asahan melalui jalur darat maupun Laut melalui Tanjung Balai.

“Mengantisipasi itu, Polres Asahan membentuk Satpol Air untuk menekan penyeludupan Narkotika. Kami juga mengucapkan Terima Kasih kepada seluruh pihak, baik TNI, Pemkab Asahan dan masyarakat Asahan yang telah membantu Kepolisian untuk menekan peredaran Narkotika,” akhir Faisal.

Pantauan di lapangan, barang bukti Sabu dan Ekstasi dimusnahkan dengan cara direbus dan selanjutnya air rebusan dibuang ke selokan.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Asahan H Surya BSc, Dandim 0208/AS, Danlanal Tanjung Balai – Asahan, BNNK Asahan, MUI Asahan dan BAMAG Asahan.ind


Share :