Bunda PAUD Sumut Nawal Edy Rahmayadi berinteraksi dengan anak-anak siswa PAUD pada pembukaan acara Gebyar PAUD 2019, di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Pangkalan Masyhur Medan, Senin (16/12).

MEDAN (suaramahardika.co.id)- Sebanyak 1.000 anak-anak siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memenuhi Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Pangkalan Masyhur Medan, Senin (16/12/2019). Mengenakan ragam kostum unik dan pakaian tradisional, mereka berkumpul untuk menghadiri Gebyar PAUD Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) 2019.

Acara yang menghadirkan Bunda PAUD Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi tersebut diawali dengan senam bersama. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD Indonesia (Himpaudi) Sumut Aminah Yunus Rasyid dan Wakil Ketua Himpaudi Sumut Nur Asnida Arsyad, Bunda PAUD Medan Nurul Khairani Akhyar Nasution, Bunda PAUD Deliserdang Yunita Ashari Tambunan, Bunda PAUD Binjai, dan Langkat, pengurus Himpaudi Sumut dan kabupaten/kota, guru dan siswa PAUD.

Saat membuka, Nawal menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas terselenggaranya Gebyar PAUD 2019 Provinsi Sumut. Ia menekankan bahwa PAUD merupakan periode yang amat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Apalagi, ditambah dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, membantu menempa mental dan kembangkan kreativitas anak sejak dini.

“Perkembangan masa emas bukan hanya pada aspek kecerdasan tetapi pada semua aspek perkembangan yang mencakup moral spiritual, fisik motorik, sosial emosional, kognitif, bahasa dan estetika. Dan yang lebih penting lagi, kemampuan bersosialisasi, berkumpul sampai seribu begini semoga melatih anak-anak kita untuk mudah bergaul,” ujar Nawal.

Selanjutnya, Nawal menyambut baik dengan adanya berbagai perlombaan yang dilaksanakan pada acara tersebut. Seperti lomba tari kreasi dan tradisional maupun gerak dan lagu daerah, mengajarkan anak-anak sejak dini untuk mengenal dan peduli pada seni dan budaya Indonesia. “Apalagi tadi banyak yang saya lihat mengenakan pakaian adat Sumut, bagus itu,” pujinya.

Kegiatan-kegiatan seperti ini, diharapkan Nawal semakin sering diselenggarakan. Kepada para pendidik PAUD, ia berpesan agar tabah dan senantiasa bersemangat membimbing anak-anak. Hal ini karena mereka merupakan generasi penerus dan calon SDM di masa mendatang. “Masa-masa ini banyak membawa pengaruh bagi mereka, untuk itu selalu sabar ya Bapak/Ibu. Mudah-mudahan, menjadi amal jariyah untuk Bapak/Ibu semua,” tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Himpaudi Sumut Nur Asnida Arsyad selaku Ketua Panitia Pelaksana Gebyar PAUD 2019 menginformasikan bahwa jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 1000 anak PAUD yang berasal dari 4 kabupaten/kota. Yakni, 500 orang dari Kota Medan, 100 Kota Binjai, 200 Kabupaten Deliserdang, dan 200 Kabupaten Langkat.

“Anak-anak kita ini Bu, akan mengikuti lomba yaitu tari kreasi, gerak dan lagu daerah. Menempah anak-anak kita sejak dini untuk memiliki mental dan kepercayaan diri. Sehingga, ketika dewasa nanti mereka mampu mengaktualisasikan diri dengan baik,” jelas Nur Asnida.

Kepala Dinas Pendidikan Sumut Arsyad Lubis juga memberi apresiasi atas pelaksanaan Gebyar PAUD 2019. Selain memberi banyak manfaat bagi anak, Arsyad menilai acara seperti ini juga akan bermanfaat untuk memberi kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya pendidikan di usia dini.

“Seperti kata Bunda PAUD, Ibu Nawal, bahwa PAUD itu memang periode yang sangat penting dalam pertumbuhan anak. Semoga, di tahun-tahun berikutnya lebih banyak lagi anak-anak PAUD kita yang terlibat. Kita wujudkan generasi emas Sumut dimulai sejak dini,” katanya.

Nawal kemudian menyapa anak-anak dan para pendidik. Ia menyempatkan untuk berfoto bersama dan menyaksikan beberapa lomba, kemudian meninjau stan dan produk UMKM yang berada di luar aula.sm-03